Diambil dari Nama Ahli Nujum Kerajaan Majapahit yang menyebarkan ilmu dan kesaktiannya kepada masyarakat luas . Kemudian ahli Nujum ini berhenti di sebuah daerah di Desa Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung tepatnya di sebuah umbul (mata air) . Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama Ki Jumprit sehingga mata air ini disebut dengan nama Mata Air Jumprit. Makam Ki Jumprit berada di sebelah Mata Air Jumprit.