Pada saat itu ada pengembara yang bernama Eyang Singo Runo dan meninggal di Desa Jabon. Sebelum meninggal Eyang Singo Runo bertemu dengan Ageng Suryo Hadi Kusumo di tengah hutan Jabon. Karena banyaknya tumbuhan Jabon, akhirnya mereka berdua memberi nama