BIG akan ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020

Bogor, Berita Toponimi - Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik akan kembali digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di tahun 2020 dimana Badan Informasi Geospasial  (BIG) direncanakan turut serta sebagai peserta. Koordinasi unit teknis di BIG dilaksanakan pada hari Senin, 2 Maret 2020 bertempat di Gedung C PPKS dipimpin oleh Agung Christianto, Kepala Seksi Layanan Jasa, Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama - Balai Layanan Jasa dan Produk Geospasial. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari unit eselon II yang diharapkan dapat mengusulkan judul inovasi yang dapat diikutsertakan dalam kompetisi tersebut.

Dalam penjelasannya, Agung menyampaikan kriteria inovasi pelayanan publik terdiri atas lima parameter yaitu kebaruan, efektif, bermanfaat, dapat ditransfer, dan berkelanjutan. Tujuan kompetisi inovasi pelayanan publik antara lain untuk menjadi sarana pertukaran dan pembelajaran dalam rangka pengembangan sistem JIPP Nasional. Selain itu dalam rangka meningkatkan citra penyelengga pelayanan publik. Melalui kompetisi ini, Kementerian PAN RB ingin menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan, dan mempromosikan inovasi sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas layanan publik dan memberikan apresiasi dan penghargaan bagi penyelenggara pelayanan publik yang inovasinya ditetapkan sebagai Top Inovasi Pelayanan Publik.  Secara nasional kompetisi inovasi pelayanan publik akan diikuti oleh ribuan inovasi yang terdaftar dimana pada tahun 2019 tercatat sebanyak 3.156, kemudian terjadi kenaikan jika dibandingkan tahun 2018 dengan jumlah proposal sejumlah 2.824. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, kompetisi ini menghasilkan "Top 99" dengan memberikan kesempatan untuk difasilitasi dalam mengikuti kompetisi internasional (seperti UNPSA) dan diundang dalam forum pelayanan publik internasional. 

Badan Informasi Geospasial sebagai lembaga negara yang menyelenggarakan pelayanan publik melalui unit eselon II akan mengikuti kompetisi inovasi tahun ini, dengan salah satu kandidat inovasi yang diajukan adalah aplikasi SINAR-SAKTI sebagai perangkat dan sistem toponimi yang selama ini sudah digunakan dalam kegiatan toponimi di Indonesia. Dengan penggunaan teknologi, misalnya penggunaan perangkat smartphone dan Webgis, SINAR-SAKTI diharapkan dapat memenuhi kriteria yang disyaratkan pada kompetisi inovasi layanan publik. (FY)