Kabupaten Toba Samosir berubah nama jadi Kabupaten Toba

Toba, Berita Toponimi - Nama  wilayah administrasi memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung pada kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan di wilayah tersebut. Akhir bulan Februari 2020 lalu melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.14/2020 tentang Perubahan Nama Kabupaten Toba Samosir Menjadi Kabupaten Toba di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Toba Samosir resmi berubah nama menjadi Kabupaten Toba. PP 13/2020 lahir sebagaimana amanat UU No.24/2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 48 ayat (3) bahwa perubahan nama administrasi wilayah ditetapkan dengan Undang-Undang. Adapun perubahan nama tersebut dilatarbelakangi nama Toba Samosir tidak lagi mencerminkan cakupan wilayah saat ini.

Pada tahun 2003 terjadi pemekaran wilayah Kabupaten Toba Samosir menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Samosir melalui UU No.36/2003. Kabupaten Samosir mencakup wilayah kecamatan di Pulau Samosir dan sebagian daratan Pulau Sumatera. Sehingga dengan terbentuknya Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir tidak lagi memiliki wilayah di Kabupaten Samosir, sehingga nama Toba Samosir dianggap sudah tidak sesuai. Nama Toba Samosir pada praktiknya sering menyebabkan ketidaktertiban karena sering diartikan sebagai Samosir atau sebaliknya.

Dilihat dari sudut pandang budaya dan adat istiadat, secara filosofis perubahan nama menjadi Toba sesuai dengan masyakarat yang tinggal di Kabupaten Toba Samosir yaitu subsuku Toba Holbung dengan daerah yang ditempati bernama Toba serta komunitas yang tinggal di wilayah tersebut disebut sebagai orang Toba (Par Toba).

Perubahan nama dari Toba Samosir menjadi Toba tentu berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar dan pemerintahan, sehingga pada PP No.14/2020 diatur juga hal-hal terkait dengan penyesuaian administratif perubahan nama, sosialisasi perubahan nama, pendanaan pelaksanaan perubahan nama, dan pelaksanaan perubahan nama yang menyangkut instansi vertikal dan pemerintah daerah provinsi. (FY)